Profile

Profile Perguruan

Nama : Perguruan Seruling Dewata atau Paiketan Paguron Suling Dewata
Alamat : Banjar Bunut Puhun, Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan, Bali - Indonesia
Telephone No : 081 338 727182
Website : www.serulingdewatabali.org
Email : info@serulingdewatabali.org
Sesepuh Perguruan : Ki Nantra ( Drs I Ketut Nantra ) , Sesepuh Generasi IX
Jumlah Cabang : 72 Cabang , diambil dari 72 kitab Pusaka Perguruan Seruling Dewata , saat ini di kembangkan Meditasi Kanda Pat dan Yoga Watukaru di anggap sebagai cabang yang ke 73 dan 74.
Cabang yg berkembang : 23 cabang
Jumlah Siswa : 20.000 lebih, berkembang dari Bali, lombok, Timor Leste, sampai ke luar negeri

 

Program atau Materi kegiatan latihan Pesraman Perguruan Seruling Dewata.

Adapun beberapa ilmu Bali Kuno Peninggalan Pertapaan Candra parwata yang dilestarikan Dalam Perguruan Seruling Dewata antara lain :

  1. Meditasi Swara Sadanam, untuk membuka Cakra dan membangkitkan Kundalini.
  2. Meditasi Tapak Suci Yogacara Bhumi Castra, meditasi kesadaran suci nan agung membuka 9 pintu Kahyangan menempuh sembilan perjalanan suci menuju Brahman atau Hyang Widhi.
  3. Meditasi Kanda Pat, belajar Tuntunan Meditasi Kanda Pat secara lengkap tentang 18 Kanda Pat melalui 55 bentuk meditasi mengupas permasalahan kehidupan didunia dari lahir sampai meninggal (Jagatdhita).
  4. Belajar dan Praktek Pengobatan Altenatif Bali Kuno , mengungkap rahasia ilmu Bali Kuno , bagaimana ngelinggihan Taksu Balean, bagaimana cara meramu tanaman obat dari Taru Pramana, bagaimana meramu obat binatang dan hewan langka dari Sato Pramano, bagaimana melakukan teknik pengobatan dengan menggunakan benda Mustika Mirah darah, Mirah Delima, keris, juuk linglang dan lain sebagainya. bagaimana mengobati dengan Tenaga Dalam dengan Pantog Rah ( totokan aliran darah ), sigar sumangka (pijit refleksi), Pacek wesi (tusuk jarum), bagaimana mengobati diri sendiri atau orang lain dengan Tenaga Bathin atau Meditasi, serta memperluas wawasan dalam ilmu pengobatan denghan 108 macam usadha catatan kecil para Balian saat mengobati.
  5. Pengelukatan, ada 36 jenis macam pengelukatan tradisi Pertapaan Candra Parwata di gunung Watukaru yang sudah dipraktekan antara lain : Pengelukatan Penebasan Oton - untuk nebas pawetuan atau otonan, Pengelukatan Wong Angering-untuk menghilangkan penyakit niskala karena ilmu hitam , Pengelukatan Pageh Urip - untuk memunashkan berbagai hambatan dan gangguan kehidupan, Pengelukatan Manggala Sutra - untuk menetralisir pengaruh negatif pertemuan ( patemon ) kelahiran suami istri, Pengelukatan Putra Nugraha - khusus untuk mereka yang belum memiliki keturunan, Pengelukatan Raja Peni - khusus untuk para pejabat untuk meningkatkan karir dan jabatan.
  6. Pelatihan Ilmu Silat Bali Kuno, Ilmu Silat Bhumi dan Langit, Ilmu Silat Delapan Penjuru Angin, Ilmu Silat Ombak Samudra, Ilmu Silat Awan Kosong, Ilmu Silat Banyu Milir, Ilmu Silat Bayu Pinutus, Ilmu Silat Badai Petir, Ilmu Silat Penolak Bhumi, Ilmu Silat Gempa Bhumi, Ilmu Silat Nujum Bintang, Ilmu Silat Rua Bhineda, Ilmu Silat Lima Bunga, Ilmu Silat Lingkaran Kalut, Ilmu Silat Tolak Bala, Ilmu Silat Benteng Waja, Ilmu Silat Penakluk Iblis, Ilmu Silat Kijang Kencana, Ilmu Silat Tikus Gunung, Ilmu Silat Ular Sakti, Ilmu Silat Naga Sakti, Ilmu Silat Kucing Hitam, Ilmu Silat Harimau Sakti, Ilmu Silat Kuda Sembrani, Ilmu Silat Kodok, Ilmu Silat Kelabang Hitam, Ilmu Silat Kalajengking, Ilmu Silat Belut Putih, Ilmu SilatGajah Kencana, Ilmu Silat Kerbau Liar, Ilmu Silat Banteng Ketaton, Ilmu Silat Kepiting, Ilmu Silat Ulat Sutera, Ilmu Silat Srigala Putih, Ilmu Silat Lingsang Putih, Ilmu Silat Buaya Gading, Ilmu Silat Beruang, Ilmu Silat Terenggiling, Ilmu Silat Cecak, Ilmu Silat Bajing Kirik ( Tupai ), Ilmu Silat Kera Sakti, Ilmu Silat Angsa Putih, IlmuSilat Belalang Sembah, Ilmu Silat Kelelawar, Ilmu Silat Ayam Hutan, Ilmu Silat Kupu Manuk, Ilmu Silat Rajawali Sakti, Ilmu Silat Bango Petak, Ilmu Silat Laba-Laba, Ilmu Silat Lebah Hantu, Ilmu Silat Walet Putih, Ilmu Silat Tangan Sakti, Ilmu Silat Jari Besi, Ilmu Silat Tapak Suci Sembilan Dewa, Ilmu Silat Tendangan Maut, Ilmu Silat Tali Rasa, Ilmu Silat lanang Jaya Pirosa, Ilmu Silat Walian Sakti, Ilmu Silat Sura Tumira ( Orang Mabuk ), Ilmu Silat Orang Gila, Ilmu Silat Tani Kramani ( Dharma Pemaculan ), Ilmu Silat Nelayan Sakti, Ilmu Silat Orang Buta, Ilmu Silat Orang Sakit, Ilmu Silat Badan Kematian, Ilmu Silat Tangan Buntung, Ilmu Silat Empat Perasaan, Ilmu Silat Putri Bungsu, Ilmu Silat Putri Gunung, Ilmu Silat Tarian Bidadari, Ilmu Silat Perawan Pembelot Sukma, Ilmu Silat Wanita Batu, dan ilmu Silat Manunggal.
  7. Pelatihan Yoga Asana dan Yoga Asana , mempelajari asanas dan Yogacara ( rangkaian Yoga ) dari 13 Garis Perguruan Yoga Dunia yang telas musnah dari muka bumi , " Yoga Garis Perguruan Surya-Yoga Garis Perguruan Candra-Yoga Garis Perguruan Siwa-Yoga Garis Perguruan Wisnu dan sebagainya . dan inilah yang disebut dan selanjutnya dinamakan " Yoga Tradisi Watukaru ", yang merupakan himpunan 13 Garis Perguruan Yoga Dunia, ditata, dilestarikan secara turun temurun dari Generasi ke Generasi sampai sekarang .
  8. Belajar dan Praktek Agni Horta ( Yadnya Pasepan Agung ), mempelajari beberapa bentuk Yadnya tradisi Weda antara lain Sandya Agni Horta - untuk sembahyang harian pagi sore, Santi Agni Horta - bentuk Yadnya untuk kedamaian, Prayascita Agni Horta - bentuk Yadnya untuk menyucikan Jagat Raya , Somya Bhuta Adni Horta - bentuk Yadnya untuk mendapaikan Bhuta Kala sejenis mecaru, Yadnya Agni Horta - bentuk Yadnya berbagai Samkara upacara bayi dalam kandungan - baru lahir-sampai meninggal .
  9. Penataran Kepemangkuan, meningkatkan sumber daya kepemangkuan agar mampu memimpin Tri Sandya - Kramaning Sembah - Japa Gayatri- Pengodalan-Pengelukatan-Upacara Pengotonan- telubulanan- mengenal berbagai bentuk upakara seperti Daksina Pejati, Banten Saraswati dan sebagainya.
  10. Penataran Instruktur Yometir ( Yoga - Meditasi - Tirtayatra ), untuk para guru tingkat SD-SMP-SMA, agar terbentuk pelatih Yoga terdidik.
  11. Praktek Wanaprastha bagi usia lanjut , mengajarkan pembacaan Weda, Bhagawadgita, Sarascamuscaya dsb, Meditasi Sahasra Wacasa Brahman-seribu pujian keaggungan Tuhan , Meditasi Puja Dewa , Meditasi Sengker Bhuana - untuk melindungi hak milik, Meditasi Tunggal Hati dan Pengenteg Bhumi - meditasi membuka Cakra Orang lain, Aji Bajra Siwa Krana - tata cara menggunakan Bajra atau Genta.
  12. Meditasi Candra Kinanti, meditasi memuja Dewi Candra atau Dewi Bulan untuk mendapatkan 7 anugrah antara lain dibebaskan dari segara pastu kutuk, bagi yang pernah mesesangi lupa naur atau membayar dilunasi oleh Dewi Candra , dibebaskan dari segala macam penderitaan , apa yang dikerjakan mencapai keberhasilan.
  13. Meditasi Guru Purnima, diadakan setiap Tumpek untuk memuja Dewata Nawa Sanga sebagai Guru Sat menurunkan berbagai aji atau ilmu . membaca mantram guru 50 sloka, yoga puja guru berkah, mendapatkan berbagai ilmu pengetahuan secara niskala dari berbagai penjuru. cepat dalam mempelajari apapun.
  14. Meditasi Seratus Kemenangan , Meditasi perenungan kemenagna Dharma melawan Adharma dilakuakn pada saat hari raya Galungan.
  15. Meditasi Pagar Sukma, dilakukan setiap hari Raya Pagerwesi mohon benteng perlindungan diri dari para Dewa agar terbebas dari perbagai pengaruh negatif seperti pencurian, mabuk mabukan, palacuran, perjudian serta penipuan dan lain sebagainya.
  16. Siwaratri Tradisi Pertapaan Candra Parwata, dilakukan setiap tahun sekali di saat hari Mahasiwaratri melalui berbagai Meditasi memuja Dewa Siwa antara lain : Meditasi Siwa Lingga, Meditasi Siwa Geni, Meditasi Siwa Astawa, Meditasi Sahasra Siwa Nama Smaranam , Meditasi Mahasiwa, Om-Na-Ma-Si-Wa-Ya.
  17. Belajar Membaca Weda dan Bhagawadghita, membaca Weda dengan wirama tradisi Bali dengan Nyruti atau nyeloka dengan 1 wirama membaca 4 Weda, juga ada keistimewaaan membaca Weda berdasarkan wirama asli seperti yang ditulis dalam Weda seperti Gayatri Candah dsb , ada 58 macam wirama untuk membaca Catur Weda.
  18. Meditasi Ajian, Perguruan Seruling Dewata memiliki 16 800 ajian yang terdapat dalam Kitab Pustaka Perguruan, yang merupakan warisan leluhur dan para sesepuh Peruruan Seruling Dewata, dan beberapa dibawah ini hanyalah beberapa dari 16 800 yang terdapat dalam Pustaka Suci Perguruan : Ajian Panca Ciwa, Ajian Rajah Kala Cakra, Ajian Tri Lingga, Ajian Panca Resi, Ajian Panca Brahma, Ajian Dharma Upatining Sarira, Tenaga Cakti Peremuk Tulang, Dwidasa Jiwa Prateka Parwa, Tenaga Sakti Lurus Bhumi, Ajian Kumala Geni, Maha Maitri Yoga Cara , Bhumi Castra, Ajian catur sanak, Ajian Panca Dewata, Mandala Geni, Ajian Praka Wisesa, Ajian Catur Kahuripan, Ajian Wesi Kuning, Ajian Suniata, Ajian Tri Suda Mala, Ajian Tiga Wisesa, Ajian Buanta Kuning, Ajian Taya Bang, Ajian Raksa Geni, Ajian Gunasih Aji Tastra, Ajian Buta Akasa, Ajian Jagra Wisesa, Ajian Guna Wisada, Ajian Nawa Sanga, Pengurip dan Pemasupati, Ajian Dasa Murti, Ajian Jambul Kuning, Ajian Garuda Petak, Ajian Surya Ketu, Ajian Tuding Leak, Ajian Sapuh Bhuana, Ajian Penundudk eak I & II, Ajian Pemalik Sumpah, Ajian Ciwa Wijaya, Ajian Sirep Begananda, Ajian Ciwa Murti, Ajian Wisnu Maya, Ajian Samar Putih, Ajian Bayu Bajra, Ajian Panca Sona, Ajian Inti Bhumi, Ajian Kama Rupi, Ajian Isap Bhumi, Ajian Welut Putih, Ajian Teja Angga Sarira, dan lain sebagainya.